ehmmmmm

Kamis, 12 November 2009

jengah

aku hanya ingin menikmati sisa sisa harap yang kumiliki... karena setelah ini semua berakhir seperti seharusnya ...
jika kau mengerti ... baikah kita?
jika kau fahami aku tad sadari dunia yang lama kita tinggali...

mereka menyebutmu dengan sebuah kata yang binal... aku tidak terima...
mereka menyeretmu dengan sebuah kata yang sepertinya bukan kau...

sebaiknya aku pergi... karena kau mulai berlari.

Senin, 02 November 2009

phitagoras sebuah garis garis angka

1 2 3 4 5
kata kata kata mulai merambat tua
merangsek seperti bebatuan,,,

Sabtu, 31 Oktober 2009

meremas waktu dengan tubuh kaku

m eremas waktu ... memutilasinya seperti potongan daging sapi...
menyilaukanku untuk tuntaskan halaman tengah ... martir bukan petir ...
sejarahku terlipati tanpa satu bentuk pun menjadi...
kau lupa jika hari ini,... aku adalah sosok tubuh,... bukan sekedar daging ...
seutuhnya aku adalah tubuh dengan jutaan kehidupan melengkapiku...
lalu ku eja setiap bagian itu,... merauknya dan menggumpal diotakku...

kau pun tahu,.. kita tak bisa selamanya beku... hanya menikmati hari ... sesalkan semua yang terjadi...

biarkan saja kaki memapah dunia tua kita...menopang nya dengan semangkuk harapan dipagi hari...
karena pagi tak pernah tepati janji,...hanya embun yang selalu menghiasi surga kita dipelupuk mata sunyi....

dan kau pun tahu,.. rasa itu telah ku pilih dengan sebuah nama ...
telah ku jinakan dengan selembar kertas berwarna merah berfoto pahlawan ....

jika mereka tahu ... kau disana menungguku... selinapkan suara hujan dirintik kamar yang pecah sisa pertempuran tadi malam...

aku mengerti .... aku adalah sesosok tubuh.... dengan nyawa ..... dari segumpal darah....

teorema ini cinta sepotong hati

sebagian hariku hilang ....
dan sebagian lagi kubagikan untuk mereka yang pernah mengisi relung hati yang semakin sempit karena tergerus waktu dan kemunafikan ....
aku benci kesengsaraan yang menyesatkan ku pada cinta yang seharusnya belum kuberikan...
aku benci kemunafikan yang menyesakkan kita pada kebebalan ku ...
kau mengerti jika aku kembali bukan untukmu ...
bukan untuk mereka yang lelah karena kelemahan ...
aku lelah dibohongi... dibisiki zaman yang semakin menjadi karena kau bukan seperti yang kubayangkan ...

lelahku seperti mereka ...
juga ... ketika kita meratapi sepi yang semakin menjadi karena resah itu bukan aku...
ternyata aku tidak benar benar mencintaimu...
aku tidak sepenuhnya percaya kepadamu ...

kau seperti mereka bukan? seorang budak ... terbelenggu nafsu... munafik...
aku bosan dengan nada yang kau alunkan
peluhku hilang dengan irama yang sama sekali bukan untukmu...

berhentilah mencintaiku...
berhentilah selamanya... cinta itu terlalu melelahkan ku ... menyesakan ku ...
meleburkan dunia yang hilang untuk cinta kita yang semakin padam ... karena mu....
aku bernafsu ....

perempuan binal itu pacarku...

mereka menyebutnya sebuah nama ,.... janda ...
bau busuk itu menyengatku, menyesakan ku, meliukiki desahan nafas yang baru saja terukir kelu...
kau mengerti jika semua terjadi begitu cepat.... menipuku adalah kejahatan terbesarmu....
mengkhianatiku adalah kerugian termahal mu.... kau ganyangi setiap keringat yang ku keluarkan untukmu.... sekedar memaksa hidupmu menjadi lebih baik dan mempesona...
biarkan aku melepasmu ... merebahkan rasa yang kemudian hilang dimakan waktu yang tak pernah datang ...
aku tidak pernah memaksa dunia untuk bertekuk lutut dihadapan ku...
aku hanya debu diantara pasir yang beterbangan di sahara...
dan kau mutiara yang pernah bersinar .... tapi kelam karna warnamu yang hitam ....pekat...

Sabtu, 24 Oktober 2009

laptop....
sedikit ketikan lincah jari lentik menukik perlahan...
sesapi setiap elusan nada nada pada knot knot yang itu itu saja...
tanpa bosan memutar ribuan kali kata yang tertulis dibawah sinar lampu lcd

Kamis, 22 Oktober 2009

malam jum at

secarik kecupan hangat malam jumat...
bukan relaxasi buatan ...

bukan deportasi kata atau huruf depan ...